• 0274-586274

  • mtsn6sleman@gmail.com

Farros: Belajar, Berkarya dan Berkreasi Lewat Pramuka

Siswa MTsN 6 Sleman yang saat ini masih duduk di kelas 8 ini bernama Muhammad Fakhri Al Farras. Oleh teman-temannya, remaja kelahiran 22 Oktober 2008 ini akrab disapa Farros. Farros dikenalsebagai siswa yang sangat aktif. Selain aktif dalam kegiatan OSIS, Farros juga giat mengikuti kegiatan kepramukaan dan berbagai lomba. 

Di MTsN 6 Sleman, Farros seperti tidak pernah kehilangan energi untuk selalu aktif dalam setiap kegiatan. Kemampuannya dalam beretorika kerap membuat putra dari Yohana Latifah ini didaulat menjadi MC di berbagai kegiatan di madrasah. Gayanya yang santai dan jenaka membuat ia menjadi entertainer yang andal di berbagai acara di madrasah.

 

Remaja yang berkeinginan menjadi hafidz Qur’an merasa bahagia menjadi bagian dari MTsN 6 Sleman. Menurut Farros, di madrasah ini semoga keinginannya menjadi hafidz akan tercapai. “MTsN 6 Sleman memfasilitasi siswa-siswa yang ingin menjadi hafidz seperti saya dengan program Takhasus 6 dimana saya bisa menyetorkan hafalan Qur’an setiap hari,” kata Farros yang nantinya ingin melanjutkan sekolah di tempat ia bisa melanjutkan hafalan Qur’annya.

 

Selain menjadi seorang hafidz, Farros juga ingin menjadi seorang Data Programmer. “Kita harus menguasai teknologi agar bisa sejajar dengan orang-orang dari negara maju. Semoga saya bisa menjadi salah satu Data Programmer dari Indonesia yang dikenal dunia,” kata Farros sambal tersenyum. Untuk melatih mental dan menambah pengetahuannya, remaja yang suka berenang ini banyak mengikuti berbagai lomba. Ia pernah berjaya di:

Juara 3 Lomba Penelitian Belia ( LPB) bidang sosiologi DI Yogyakarta

Juara 2 Lomba Ranking 1 Lustrum VIII Universitas Lampung Tingkat Nasional

Juara 2 Lomba CCA Kuaci #5 MAN 1 Yogyakarta 

Tentu Farros belum puas dengan pencapaiannya. Ia ingin terus mengasah diri sekaligus mengharumkan nama MTsN 6 Sleman dengan mengikuti berbagai lomba.

Saat ini Farros aktif dalam kegiatan pramuka. Ia pernah mewakili MTsN 6 Sleman mengikuti Jambore Nasional Pramuka di Cibubur Jakarta pada tahun 2022. Bagi Farros, pramuka tidak hanya tempat belajar banyak hal terutama yang tidak diajarkan di bangku sekolah, namun juga tempat berkarya dan berekspresi. Dengan mengikuti kegiatan Pramuka, kita belajar sejarah kepanduan, teknik kepramukaan, bertahan hidup , latihan jasmani dan pembuatan karya dari bahan disekitar. Pramuka juga mengajarkan bagaimana bisa berbaur dengan teknologi modern. “Buktinya, untuk menjadi Pramuka Garuda saja kita harus bisa menggunakan sekurang kurangnya 2 alat teknologi modern untuk menyelesaikan beberapa aktifitas atau permasalahan yang diberikan. Tujuannya agar kita tidak ketinggalan zaman, kata Farros Panjang lebar. 

Farros biasanya berlatih Pramuka pada setiap hari Sabtu yaitu dalam kegiatan ekstra Pramuka.  Sebelumnya, para anggota dewan penggalang  melaksanakan rapat pada hari Kamis sore untuk pembekalan materi.”Pengisi materi Pramuka adalah para pelatih yang sudah andal dalam melatih kepramukaan seperti Kak Adeen, Kak Hadi atau Kak Zul. Kakak pembina ini sangat kooperatif dan cekatan, sehingga benar-benar bisa membuat kami terampil,” ujar Faros. Farros yakin, di masa depan ia bisa menerapkan prinsip-prinsip kepramukaan dalam kehidupannya di masa depan. (luf)

Bagikan :

Komentar

Tambah Komentar (0)

Batal

Balas Komentar

Komentar Berhasil diterbitkan
Komentar tidak dapat diterbitkan Silakan coba lagi..!
Alamat email yang anda masukkan salah..!
Alamat web yang anda masukkan salah..!
Kode Captcha yang anda masukkan salah...!
Bidang tidak boleh ada yang kosong....!