SLEMAN – Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Sleman menyelenggarakan kegiatan Penguatan Literasi Berbasis Asesmen pada Selasa, 27 Oktober 2026, bertempat di SMP Negeri 4 Pakem, Kabupaten Sleman. Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Bidang Pendidikan Pembinaan SMP, pengawas sekolah, kepala sekolah, serta kepala madrasah se-Kabupaten Sleman.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat kompetensi pendidik dan pimpinan satuan pendidikan dalam mengembangkan pembelajaran yang mampu meningkatkan kemampuan literasi peserta didik melalui pendekatan berbasis asesmen, inovasi pembelajaran, dan kolaborasi lintas mata pelajaran.
Dalam kegiatan tersebut, disampaikan sejumlah praktik baik (best practice) dari satuan pendidikan di Kabupaten Sleman. Pemaparan pertama disampaikan oleh kepala sekolah SMP Negeri 1 Berbah mengenai pembelajaran lintas mata pelajaran melalui program STARC (Sport, Technology, Art, Religion, Civil). Program ini mengintegrasikan berbagai bidang pembelajaran untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih kontekstual, kolaboratif, dan bermakna bagi peserta didik.
Selanjutnya, kepala sekolah dari SMP Negeri 1 Godean memaparkan praktik baik pembelajaran lintas mata pelajaran dengan pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Pendekatan ini mendorong peserta didik untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan memecahkan permasalahan melalui integrasi berbagai disiplin ilmu.
Agenda berikutnya adalah pemaparan materi PPI (Pembelajaran Peduli Iklim) oleh pengawas sekolah. Materi tersebut dibagikan melalui grup forum sebagai bahan penguatan dan tindak lanjut bagi masing-masing satuan pendidikan.
Kegiatan dilanjutkan dengan pembinaan oleh Kepala Bidang Pendidikan Pembinaan SMP Kabupaten Sleman, Bapak Ponidi, S.Pd., M.M. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya penguatan literasi yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan membaca, tetapi juga kemampuan memahami informasi, mengolah data, berpikir kritis, dan menerapkan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam pernyataannya, Bapak Ponidi menyampaikan, “Penguatan literasi berbasis asesmen harus menjadi perhatian bersama seluruh satuan pendidikan. Hasil asesmen hendaknya tidak hanya dipandang sebagai angka atau capaian semata, tetapi menjadi dasar untuk memperbaiki proses pembelajaran. Saya berharap sekolah dan madrasah mampu mengembangkan pembelajaran yang inovatif, kolaboratif, serta mengintegrasikan berbagai mata pelajaran agar kemampuan literasi peserta didik semakin berkembang.”
Kepala MTs Negeri 6 Sleman turut mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sejak awal hingga akhir. Keikutsertaan tersebut merupakan bentuk komitmen madrasah untuk terus meningkatkan mutu pembelajaran, memperkuat budaya literasi, serta mengembangkan inovasi pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Kepala MTs Negeri 6 Sleman menyatakan komitmennya untuk segera menindaklanjuti berbagai praktik baik dan materi yang diperoleh dalam kegiatan tersebut agar dapat diimplementasikan di lingkungan madrasah.
Melalui kegiatan MKKS Kabupaten Sleman ini, diharapkan terbangun sinergi dan kolaborasi antarsatuan pendidikan dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih berkualitas, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan kompetensi literasi peserta didik.
MTs Negeri 6 Sleman – Bersama Meningkatkan Mutu Pendidikan, Menguatkan Literasi, dan Mewujudkan Pembelajaran Bermakna.(mnk)