BALI – Dalam rangkaian kegiatan studi budaya di Pulau Dewata, murid MTs Negeri 6 Sleman mengunjungi Cening Bagus Bali untuk menyaksikan secara langsung pertunjukan Tari Barong, Rabu (4/11/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu pengalaman pembelajaran di luar kelas untuk mengenalkan murid pada kekayaan seni, tradisi, dan warisan budaya Nusantara.
Pertunjukan Tari Barong merupakan salah satu kesenian tradisional Bali yang memiliki daya tarik tersendiri. Melalui gerakan tari, iringan musik gamelan, kostum yang khas, serta alur cerita yang ditampilkan, murid dapat mengenal lebih dekat seni pertunjukan tradisional yang telah menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Bali.
Selama menyaksikan pertunjukan, murid mendapatkan pengalaman langsung tentang bagaimana sebuah kesenian tradisional diwariskan dan dilestarikan dari generasi ke generasi. Mereka juga dapat mengamati kreativitas para seniman dalam memadukan gerak, musik, ekspresi, dan cerita menjadi sebuah pertunjukan yang menarik.
Kunjungan ini bukan sekadar kegiatan rekreasi, melainkan bagian dari pembelajaran kontekstual untuk memperluas wawasan murid tentang keberagaman budaya Indonesia. Sebagai lembaga pendidikan berciri khas Islam, MTs Negeri 6 Sleman memandang penting bagi murid untuk mengenal berbagai kekayaan budaya bangsa dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman.
Melalui kegiatan ini, murid diajak memahami bahwa mengenal dan menghargai kesenian serta tradisi masyarakat lain merupakan bentuk penghormatan terhadap keberagaman. Pembelajaran budaya tidak berarti mengikuti keyakinan atau praktik keagamaan tertentu, tetapi menjadi sarana untuk menumbuhkan sikap toleransi, saling menghormati, dan memperkuat persatuan dalam kehidupan bermasyarakat.
Ketua Panitia Studi Budaya sekaligus Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Nurhuda Kurniawan, S. Pd., menyampaikan bahwa kunjungan ke pertunjukan Tari Barong memiliki nilai edukatif yang penting bagi murid.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pengalaman belajar yang berbeda kepada anak-anak. Mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan dari buku atau penjelasan guru di kelas, tetapi dapat melihat secara langsung kekayaan seni dan budaya yang dimiliki bangsa Indonesia. Tari Barong merupakan salah satu contoh warisan budaya yang memiliki nilai seni dan sejarah yang menarik untuk dipelajari," ungkapnya.
Lebih lanjut, Nurhuda berharap kegiatan studi budaya ini dapat menumbuhkan rasa ingin tahu, memperluas wawasan, serta membangun sikap saling menghargai di kalangan murid.
"Kami berharap anak-anak dapat mengambil nilai positif dari setiap kunjungan. Kita boleh memiliki latar belakang agama dan budaya yang berbeda, tetapi sebagai bangsa Indonesia kita harus saling menghormati dan menjaga persatuan. Tentu sebagai murid madrasah, mereka tetap harus menjaga identitas keislaman, akhlak, dan nilai-nilai agama dalam setiap aktivitas," tambahnya.
Kegiatan menyaksikan pertunjukan Tari Barong di Cening Bagus Bali menjadi salah satu pengalaman berharga dalam rangkaian studi budaya MTs Negeri 6 Sleman. Pengalaman tersebut diharapkan mampu membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan dan keagamaan, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan, menghargai keberagaman, serta bangga terhadap kekayaan budaya Indonesia.
Mengenal budaya, menghargai perbedaan, memperkuat persatuan. Dari Bali, murid MTs Negeri 6 Sleman belajar bahwa keberagaman merupakan kekayaan bangsa yang harus dijaga bersama.(mnk)